ASMA ALLOH BUKAN UNTUK PERMAINAN 20.01.14


Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh

Tak pernah terlupakan hal yang membuat berfikir sampai sekarang arti makna dan kata yang terucap dari kehadiran dalam kehidupan ini. Waktu menjawab dari sebuah do’a atau hanya sebuah kebetulan yang tak pernah di fikirkan sebelumnya, kedatangan memberikan senyum kecil. Secepat itu keakrapan yang diberikan walau tanpa tatap muka,walau hanya dengan hebatnya dunia maya mampu memberikan nuansa warna berbeda yang terasakan dalam jiwa. Memang begitu berbeda hal yang tidak terbayangkan sebelumnya, lewat tutur kata yang dikirimkan menceritakan banyak hal tentang kehidupan yang kau jalani walau sampai sekarang masih penuh tanda tanya dalam hati ? dengan mudah kata “menghalalkan” yang diutarakan di awal yang sampai sekarang masih menjadi pertanyaan ? apakah itu suatu keseriusan atau hanya candaan. Memberi sebuah bayang-bayang yang tak nyata adanya ,perkataan yang kau kirim sungguh semua berlandaskan Alloh, itu alasan kenapa diri bertanya sampai sekarang ? masih teringat dalam fikiran kata “sholawatkan” menjadi imam dalam sholat ? semua kalimat yang tak biasa mudah sekali terucap, entah bagaimana hati ini dalam menyimpulkan ,begitu abu-abu semua ini dirasakan, suatu gambaran yang tak nyata namun ini yang terucap lewat kata-kata.


                Rangkaian kata yang terkirim dan masih tersimpan sampai sekarang “jalan dan cara Tuhan dalam mempertemukan seseorang banyak cara,bahkan dengan sekejab,apabila Tuhan mengijinkan itu akan terjadi,begitupun dengan perasaan ini” 21.31 WIB. Begitu cepat dan mudah rasanya menerima ungkapan yang berlandaskan Tuhan. Baru pertama kali hati menerima ungkapan yang selalu berlandaskan Alloh, ini alasan mengapa sampai sekarang hati selalu berfikir. Ungakapan yang dikirim ini memang belum terjawab,dan insyaAlloh akan ter jawab sekarang karena pertanggung jawabban dari apa yang telah tersampaikan.

 “kehadiran sosok memang tak pernah terbayangkan,muncul tiba-tiba bagaikan warna sebuah pelangi yang datang setelah hujan turun kemudian terik matahari menampakkan cahayannya sedikit,dan tak terpungkiri kehadiran pelangi memang sangatlah indah dan elok, namun tak berangsur lama. Pelangi muncul sekejab dan setelah itu pergi”. Gambaran persis seperti halnya pelangi, hadir menuangkan butir-butir kata indah yang berlandaskan Alloh setelah itu pergi dan entah kapan hadir kembali.


Abu-abu adalah warna penggambaran akan sosok ,tidak ada tapi nyata,tidak nampak jelas namun berwarna, apakah nama ini selalu ada dalam do’a yang mengalir ? seperti ungkapan yang terkirim dahulu ,entah.. semua berlandaskan Alloh. Sebuah kalimat ataupun kata yang diutarakan jika semua berlandaskan asma Alloh,sungguh meminta pertanggung jawaban yang besar,jika memang semua rangkaian adalah candaan mengapa harus ada Alloh,asma Alloh bukanlah untuk permainan melainkan untuk keseriusan,semua bagaikan angan-angan. Kehadiran itu apakah sebuah jawaban do’a masih menjadi tanda tanya, akan tetapi semua abu-abu dan sekarang diri ini dapat menyimpulkan jika semua hanya kebetulan.





Rangkaian kata ini adalah jawaban dari ungkapan indah yang terkirimkan dahulu,sesuai dengan janji setelah sholat istikarah. Hitam putih telah terwarna oleh pelangi yang terkirim lewat do’a yang mengalir,namun semua itu tak nyata adanya.



Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh